Kue Talam Pandan Kalau boleh jujur, pertama kali saya kenal kue talam pandan itu bukan di toko kue modern atau bazar kuliner kekinian. Tapi justru di dapur nenek. Setiap hari Minggu pagi, dapur beliau beraroma pandan dan santan. Saya yang masih kecil cuma bisa duduk di kursi rotan sambil menunggu loyang talam pandan selesai dikukus.
Transisinya, ketika aroma legitnya mulai menyebar ke ruang tamu, biasanya seluruh keluarga sudah standby. Nggak ada yang sabar nunggu dingin. Dan dari sanalah saya belajar: ternyata kue talam pandan itu sederhana tapi bisa membawa suasana pulang ke rumah.
Apa Itu Kue Talam Pandan?
Secara umum, kue talam pandan merupakan culinery kue tradisional Indonesia yang terdiri dari dua lapisan: bagian atas berwarna hijau dari daun pandan, sedangkan bagian bawah biasanya putih dari santan kelapa. Teksturnya lembut dan legit, dengan rasa manis yang pas. Biasanya disajikan dalam potongan kecil, membuatnya cocok sebagai snack atau hidangan acara keluarga.
Yang menarik, meskipun bahan-bahannya simpel, namun rasa dan tampilan kue ini bisa bikin siapa pun terkesan. Karena itulah, saya pikir sudah saatnya kita angkat lagi nama kue talam pandan di tengah serbuan dessert luar negeri.
Bahan-Bahan Sederhana Tapi Bikin Nagih
Setelah beberapa kali nyoba sendiri di rumah (dan sempat gagal juga), saya akhirnya nemu takaran bahan yang paling pas. Ini dia:
Lapisan Hijau (Pandan):
-
100 gr tepung beras
-
50 gr tepung tapioka
-
100 gr gula pasir
-
300 ml santan cair
-
1 sdm air daun pandan kental (blender daun pandan + air)
-
Sejumput garam
Lapisan Putih (Santan):
-
100 ml santan kental
-
1 sdm tepung beras
-
½ sdm tepung tapioka
-
Sejumput garam
Tipsnya, gunakan santan dari kelapa tua yang diparut sendiri. Walau butuh usaha ekstra, rasanya jauh lebih gurih dibanding santan instan.
Cara Membuat yang Nggak Ribet
Banyak orang bilang bikin kue tradisional itu ribet. Padahal, kalau sudah tahu alurnya, semua bisa dijalani dengan santai. Berikut cara membuatnya:
-
Campur semua bahan lapisan pandan. Aduk sampai rata dan tidak ada yang menggumpal. Saring bila perlu.
-
Panaskan kukusan. Jangan lupa bungkus tutup kukusan dengan kain agar air tidak menetes ke adonan.
-
Tuang lapisan hijau ke dalam cetakan atau loyang kecil. Kukus selama 10-15 menit hingga setengah matang.
-
Campur bahan lapisan putih secara terpisah, lalu tuang perlahan di atas lapisan hijau.
-
Kukus lagi selama 15 menit hingga matang sempurna.
Dan voila! Kue talam pandan siap dinikmati. Jangan lupa diamkan dulu sampai agak dingin supaya mudah dipotong dan teksturnya tidak lembek.
Tips Supaya Teksturnya Lembut Sempurna
Nah, di sini saya pernah salah langkah. Waktu itu, saya pakai santan dingin langsung dari kulkas, dan hasilnya… tekstur kue talamnya jadi kasar dan mudah pecah.
Jadi, pelajaran pentingnya adalah:
-
Gunakan santan hangat atau suhu ruang.
-
Aduk adonan hingga benar-benar halus.
-
Kukus dengan api sedang supaya tidak berlubang-lubang di permukaan.
Oh ya, penting juga untuk memberi jarak antar cetakan kalau pakai loyang kecil. Supaya uap panas menyebar merata.
Kapan Waktu Terbaik Menyajikan Kue Talam Pandan?
Buat saya pribadi, kue ini paling nikmat disajikan saat sore hari. Sambil minum teh melati hangat, duduk di teras rumah, angin semilir… wah, rasanya benar-benar menenangkan.
Tapi tentu saja, kue ini juga pas banget buat disuguhkan saat acara keluarga, arisan, pengajian, atau bahkan buka puasa. Karena bentuknya yang mungil dan rasanya yang nggak bikin enek, semua usia bisa menikmatinya.
Variasi Kue Talam yang Bisa Dicoba
Walau versi pandan adalah yang paling klasik, tapi sekarang banyak variasi kue talam yang juga menggoda, misalnya:
-
Talam ubi ungu
-
Talam jagung
-
Talam labu kuning
-
Talam ketan hitam
Tapi tetap saja, bagi saya, yang hijau pandan ini paling melekat di hati. Mungkin karena faktor kenangan tadi ya?
Kesalahan Umum Saat Membuat Kue Talam
Oke, ini bagian penting yang bisa menyelamatkan kamu dari frustrasi seperti yang saya alami dulu.
-
Terlalu banyak tepung tapioka: Hasilnya jadi kenyal banget, sampai susah dikunyah.
-
Kukusan terlalu panas: Permukaan kue bisa pecah atau berlubang.
-
Langsung dituang saat panas: Antara lapisan bisa ‘menyatu’ dan hilang lapisan visualnya.
Jadi, sabar itu penting. Biarkan setiap lapisan agak set sebelum lanjut ke lapisan berikutnya. Dan, jangan pernah ragu buat nyoba berkali-kali. Karena rasa puasnya itu nggak ternilai saat akhirnya berhasil.
Harga Kue Talam Pandan di Pasaran
Kalau kamu nggak sempat bikin sendiri, sebenarnya banyak juga yang jual. Di pasar tradisional, biasanya dijual dengan harga sekitar Rp2.000–Rp3.000 per potong. Tapi di kafe atau bakery modern, bisa tembus Rp5.000–Rp7.000 per potong.
Makanya, kalau kamu jago bikin, ini bisa jadi peluang bisnis kecil-kecilan lho. Apalagi dengan tren makanan tradisional yang kembali naik daun.
Ide Usaha Kue Talam Pandan Homemade
Saya sempat iseng jual kue talam pandan di kantor, cuma modal 20 potong dan kemasan kecil. Nggak nyangka ludes dalam 30 menit! Dari situ saya sadar, ternyata banyak orang yang rindu rasa-rasa klasik kayak gini.
Tips usaha sederhana:
-
Gunakan kemasan cantik (misalnya mika bening)
-
Label dengan stiker lucu dan nama brand unik
-
Jual secara pre-order supaya nggak rugi
-
Promosiin lewat story WhatsApp dan IG
Dengan modal sekitar Rp30.000–Rp40.000 kamu sudah bisa dapat puluhan potong. Margin keuntungannya lumayan, apalagi kalau repeat order terus berdatangan.
Nilai Budaya dalam Sepotong Kue Talam
Kue ini bukan sekadar makanan. Di balik rasa manis dan aroma pandannya, ada nilai budaya dan sejarah keluarga. Saya percaya, tiap orang punya kenangan sendiri saat mencicipi kue ini.
Entah itu dari tangan nenek, ibu, atau tetangga sebelah rumah. Dan ketika kamu membuatnya sendiri, kamu juga ikut melestarikan warisan rasa dari generasi ke generasi.
Jangan Takut Kembali ke Rasa Asli
Di tengah tren kue Korea dan dessert ala Jepang, saya pikir penting juga untuk menjaga cita rasa lokal. Kue talam pandan mungkin terlihat sederhana, tapi rasanya bisa menyentuh hati.
Kalau kamu belum pernah coba bikin sendiri, ayo, jangan tunggu momen spesial. Jadikan hari ini spesial dengan aroma pandan dan santan yang menguar dari dapurmu sendiri.
Karena kadang, kebahagiaan itu bisa datang dari loyang kecil berisi kue lembut berwarna hijau putih. Dan percayalah, begitu berhasil bikin sendiri, rasanya jauh lebih enak daripada beli
Baca Juga Artikel Berikut: Kuzumochi Jelly Kenyal: Manisan Tradisional Jepang Lembut dan Sehat